Saturday, September 3, 2011

Cari Kerja Dengan Cepat



Hari hari yang menjenuhkan.. mungkin bagi orang orang yang telah usai sekolah, alias lulus, "ingin berbuat apa" ini pertanyaan yang sering muncul biasanya.. disini ada tips tips khusus buat temen temen yang mau cari pekerjaan... (diambil dari berbagai narasumber)
Cari Pekerjaan di Internet
1. Tentukan target - Ketahui karier apa yang paling Anda inginkan. Hal ini sangat penting bagi Anda untuk membuat target pencarian lowongan kerja yang diinginkan. Buatlah target perhari, setidaknya setiap hari Anda harus mendapatkan dua lowongan yang dinginkan agar waktu Anda tidak terbuang percuma.
2. Riset - Lakukan riset dan "bookmarks" situs lowongan pekerjaan yang menurut Anda memiliki kredibilitas. Jangan lupa juga untuk selalu mengunjungi situs-situs perusahaan besar. Biasanya perusahaan besar, memiliki kanal karier tersendiri dan mengumumkan lowongan lewat kanal tersebut.
3. Manfaatkan mesin pencari pekerjaan - Maksimalkan mesin pencari pekerjaan yang terdapat pada situs lowongan pekerjaan. Gunakan kata kunci yang langsung merujuk pada lowongan yang diinginkan. Jika Anda tidak menemukan, baru tengok lowongan lain yang cukup menarik bagi Anda. Cobalah fokus saat mencari pekerjaan di dunia maya. Jangan sambil melakukan kegiatan lain. Hal ini sangat penting agar perhatian Anda tidak terbagi.
4. Gunakan situs jejaring sosial - Jangan hanya menggunakan situs jejaring sosial (seperti facebook, twitter, dll) untuk senang-senag saja. Anda bisa "menjual diri" dan mendapatkan pekerjaan lebih cepat. Buatlah jaringan yang kuat dengan teman atau orang-orang yang mungkin memiliki info lowongan yang cocok bagi Anda. 
5. Buatlah resume yang menarik - Cobalah lebih kreatif dalam membuat resume baik dari sisi desain maupun isi. Hal ini bisa memicu ketertarikan orang untuk mengetahui Anda secara lebih dalam. Jika ingin mengirim surat lamaran, pastikan semuanya tertata baik. Mulai dari bahasa, tata letak, hingga kelengkapan dokumen.

Ada juga tips dari Home Learning ...


Home Learning

1. Kamu Harus Inisiatif
Diperkirakan, 80 persen lowongan pekerjaan tidak dipublikasikan dan justru ini banyak menarik pencari kerja. Karena itu, inisiatif sangat diperlukan. Susun daftar perusahaan yang kemungkinan memiliki posisi yang sesuai dengan keahlian kamu. Telepon perusahaan itu dan minta nama serta nomor kontak orang yang bisa kamu kirimi CV dan surat lamaran. Jika tidak ada kabar lebih dari seminggu, telepon dan tanyakan mengenai surat lamaran kamu.
Jika perusahaan menyatakan tidak ada lowongan untuk kamu, tanyakan bagaimana caranya mengetahui jika ada lowongan di masa depan. Minta juga agar aplikasi yang kamu kirim disimpan perusahaan, jika sewaktu-waktu ada pembukaan lowongan.
Selain itu, selidiki apakah perusahaan itu memiliki blog, akun Twitter, Facebook atau pusat media yang digunakan untuk mengumumkan laporan keuangan atau klien terbaru dari perusahaan. Pengumuman yang bersifat positif merupakan indikasi perusahaan akan melakukan rekrutmen.
2.Jangan Abaikan Jaringan 
Pekerjaan tidak akan menemukan jika kamu tidak membuat kontak dengan siapa pun. Kamu harus memastikan bahwa semua orang yang relevan, termasuk teman, klien, mantan guru, keluarga, teman dan masyarakat tahu bahwa kamu siap untuk bekerja. Gunakan situs jejaring sosial seperti Facebook atau LinkedIn, untuk menyatakan kamu sedang mencari pekerjaan.
3.Poles Profil Online Kamu 
Ini tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu cari. Namun memoles profil online kamu merupakan kesempatan baik untuk perusahaan yang menggunakan dunia maya untuk menilai apakah kamu calon yang cocok. Coba ketik nama kamu dalam pencarian Google. Dalam era digital, ini berfungsi sebagai pengawas untuk mengurangi dampak negatif tentang dirimu di dunia maya. Hasil pencarian Google kadang bisa mengejutkan. Bahkan, kepribadian dan kebiasaan kamu bisa muncul di Facebook.
“Cobalah menjadi sumber pertama dan terbaik tentang diri Anda. Pastikan kamu memiliki profil lengkap di Facebook dan LinkedIn, membuat website pribadi atau blog dan publikasikan sebagian besar dari pekerjaan yang pernah kamu lakukan,” jelas Antony Mayfield, penulis buku Me and My Web Shadow: how to manage your reputation online. 4.Ikuti Kursus atau Pelatihan
Terkadang, pengalaman dan kontak tidak cukup untuk mendukung CV kamu. Karena itu, pertimbangkan untuk menambahkan keahlian lain yang mendukung kualifikasimu. Dalam survei terbaru yang dihelat Home Learning College, sebanyak 35 persen orang dewasa Inggris mengaku butuh kursus atau pelatihan untuk mendapatkan pekerjaan.
Selalu ada kemungkinan kamu akan bertemu orang yang berpengaruh saat mengikuti pelatihan, apakah itu guru atau mantan murid yang sekarang bekerja. Keterampilan ini fokus pada praktik dan inilah yang membuat perusahaan tertarik. Pastikan tempat kursus atau pelatihan yang kamu pilih diakreditasi oleh lembaga yang diakui sehingga menambah nilai kamu di CV.

 mungkin itu saja yang bisa saya berikan semoga bermanfaat